Presiden Hadiri Hari Koperasi Nasional Expo 2018 di Banten
[19:39, 7/5/2018] +62 817-0842-333: Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Expo tahun 2018 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Kamis, 12 Juli 2018. Tema yang diangkat dalam Harkopnas tahun ini adalah "Penguatan Koperasi Mendorong Ekonomi Nasional".
Tiba sekitar pukul 09.08 WIB, Presiden langsung disambut meriah oleh insan koperasi yang hadir. Para peserta tampak antusias untuk berjabat tangan dan berfoto bersama Kepala Negara.
Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan Mars Koperasi dan pertunjukan seni asal Banten, yaitu tari Surosoan Bangkit.
Ketua Dewan Koperasi Nasional Nurdin Halid kemudian memberikan sambutannya. Dalam sambutannya, Nurdin Halid menyampaikan hal-hal yang telah dilakukan dalam menyambut Hari Koperasi Nasional ini.
"Perkenankan kami melaporkan bahwa rangkaian acara Hari Peringatan ke-71 Koperasi dari bulan Juni sampai September Insyaallah akan terus kami lakukan. Seperti di bulan Ramadhan ada sadar koperasi dan pasar murah. Lalu setiap tahun kami melakukan ziarah kepada Bapak Koperasi Indonesia, Bapak Mohammad Hatta. Pada kesempatan ini juga diadakan Harkopnas Expo yang berlangsung 12-15 Juli," ujar Nurdin.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Bhakti Koperasi oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada 10 orang penerima, dan penyerahan penghargaan koperasi berprestasi kepada 10 koperasi.
Dalam acara ini juga, Presiden menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan kepada 9 penerima. Selain itu Presiden juga menyerahkan Satyalancana Wirakarya kepada 10 penerima.
Setelah penyerahan tanda kehormatan, Presiden kemudian memberikan sambutannya. Dalam sambutannya Presiden mengucapkan selamat Hari Koperasi.
"Selamat Hari Koperasi Nasional, dirgahayu koperasi nasional," ucap Presiden.
Setelah memberikan sambutannya, Presiden kemudian meninjau Harkopnas Expo dipandu oleh Ketua Panitia Rahmad Handoyo. Presiden pergi meninggalkan tempat acara sekitar pukul 11.45 WIB.
Turut mendampingi Presiden dalam acara ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Ketua Dewan Koperasi Nasional Nurdin Halid.
Tangerang, 12 Juli 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
[19:39, 7/5/2018] +62 817-0842-333: Presiden Ingin Koperasi Manfaatkan Media Sosial dan E-Commerce
Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa sekarang adalah era teknologi, era globalisasi dan era milenial di mana perubahan terjadi dengan sangat cepat. Oleh karena itu, Presiden mendorong insan koperasi untuk mengikuti perkembangan yang ada dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya sehingga tidak tertinggal.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat meresmikan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Expo di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Kamis, 12 Juli 2018.
"Oleh sebab itu, kita harus sadar semuanya, ngerti semuanya. Apa itu artificial intelligent, apa itu internet of things, apa itu big data. Apa itu advance robotic. Kita harus ngerti semuanya. Kalau enggak kita ditinggal. Perkembangan-perkembangan hyperloop, Tesla, ini harus ngerti semuanya. Insan koperasi juga sama," kata Presiden.
Sebagai permulaan, Presiden menuturkan, para anggota koperasi harus pintar dalam menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di smartphone, misalnya WhatsApp.
"Saya kira di awal enggak harus dengan yang canggih-canggih, mulai dulu dengan semua anggota koperasi harus pintar pakai WA. Semua anggota koperasi memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi WhatsApp," ucapnya.
Selain itu, Presiden juga mendorong koperasi untuk aktif di media sosial dengan memasang laman di berbagai media sosial, seperti Instagram, Twitter, maupun Facebook. Presiden juga meminta para insan koperasi untuk mempelajari bagaimana membuat konten yang menarik di media sosial tersebut.
"Kalau enggak ya percuma. Enggak bakal ada yang like, enggak ada yang bakal mem-follow. Pelan-pelan nanti berkembang dengan aplikasi-aplikasi yang lebih canggih seperti mulai jualan di platform e-commerce yang tadi sudah saya sampaikan, di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, misalnya atau membuat online store sendiri karena anak muda sekarang semuanya di situ," lanjutnya.
Dengan aktif memanfaatkan media sosial dan teknologi digital di internet, Presiden meyakini koperasi akan lebih berkembang pesat. Karena, lanjutnya, dengan internet sudah tidak ada lagi hambatan berupa batasan jarak.
"Dengan internet sudah tidak ada lagi yang namanya jarak. Mau 1000 meter, mau 1000 km rasanya komunikasi dan interaksi sudah sama-sama mudahnya, sama-sama gampangnya," imbuh Kepala Negara.
Selain itu, Presiden pun mendorong koperasi untuk belajar dari koperasi lain yang telah sukses. Presiden memberikan contoh Fonterra, sebuah koperasi di Selandia Baru yang bergerak di produksi susu.
"Mari kita lihat contoh-contoh koperasi terbaik di dunia, Fonterra Selandia Baru adalah sebuah koperasi yang bergerak di bidang susu dan produk susu yang dimiliki bersama 10500 petani di Selandia Baru menghasilkan omset 17,2 miliar New Zealand Dollar atau sekitar Rp165 triliun," ucapnya.
Presiden pun berharap agar koperasi bisa menjadi sebuah wadah dengan skala ekonomi besar yang memiliki efisiensi produksi dan distribusi, bahkan menjadi wadah untuk inovasi.
"Koperasi juga selayaknya menjadi tempat para anggota untuk belajar bersama mengenai marketing, mengenai variasi produk, tempat memang harus di koperasi. Inilah sistem ekonomi gotong royong yang ingin kita kembangkan terus dan mengumpulkan, menebarkan pengetahuan informasi-informasi terkini dan juga mengembangkan keterampilan baru di antara anggota-anggota koperasi," ujarnya.
Tangerang, 12 Juli 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin







Comments